Gus Barra: Pangan Jangan Disepelekan, Mojokerto Genjot Hilirisasi hingga Pekarangan Produktif

by -87 Views
Wartawan: Harianto
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

“Yang awalnya memiliki nilai ekonomis rendah, setelah melalui proses hilirisasi akan menjadi produk dengan nilai ekonomi yang cukup tinggi. Makanya penting bagi kita melakukan inovasi-inovasi di bidang pangan,” ujarnya.

Di sisi lain, urusan pangan juga bisa dimulai dari lingkungan rumah sendiri. Gus Barra mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk menanam kebutuhan sehari-hari, seperti cabai, bawang, dan tomat.



Gerakan tersebut dinilai memiliki dua manfaat sekaligus. Keluarga bisa memanen sebagian kebutuhan pangan sendiri, sementara peningkatan produksi di tingkat rumah tangga berpotensi membantu mengurangi tekanan harga komoditas di pasar.

“Kalau dilakukan serentak, seluruh masyarakat Mojokerto menanam melalui gerakan ibu-ibu PKK, ini bisa membantu menekan inflasi. Masyarakat bisa memanen sendiri kebutuhan pangan dari pekarangan rumah,” jelasnya.

Namun, peningkatan produksi dan nilai jual bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Gus Barra juga mengingatkan agar kandungan gizi tetap menjadi perhatian dalam pengolahan pangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Perikanan (Dispari) Kabupaten Mojokerto Mokhamad Riduwan mengatakan, peringatan HPS menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Tim Penggerak PKK, kelompok tani, dan berbagai unsur masyarakat.

Sejumlah program telah dijalankan melalui kolaborasi tersebut, di antaranya Rumah Pangan dan Teras Pangan. Pemerintah daerah juga mendorong kelompok wanita tani (KWT), kader PKK, dan kelompok masyarakat mengembangkan pemanfaatan pangan lokal.

Tak hanya itu, pelatihan pengolahan pangan dan bantuan peralatan turut diberikan untuk membuka peluang usaha baru. Harapannya, masyarakat tidak hanya memproduksi bahan pangan, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

“Dengan adanya diversifikasi pangan yang diimplementasikan kepada masyarakat, diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus mendorong bermunculannya UMKM di Kabupaten Mojokerto,” ungkap Riduwan.////

iklan warung gazebo