Dalam kegiatan tersebut, jajaran pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan STAI Taruna Surabaya tampak kompak mengenakan seragam hijau khas untuk menyambut tim asesor dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI.
Suasana assessment berlangsung khidmat dan penuh semangat. Selain pemaparan mengenai kesiapan akademik, tata kelola, sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia, kegiatan juga diisi dengan penyerahan cendera mata dari Ketua STAI Taruna Surabaya kepada tim asesor sebagai bentuk apresiasi, serta sesi foto bersama.
Pihak STAI Taruna Surabaya menyatakan optimistis dapat memenuhi seluruh indikator penilaian yang ditetapkan. Transformasi menjadi institut diharapkan mampu memperluas program studi sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi tersebut dalam mencetak lulusan yang unggul, mandiri, dan berprestasi.
Dengan terlaksananya assessment lapangan ini, STAI Taruna Surabaya selangkah lebih dekat menuju perubahan status menjadi institut agama Islam. Transformasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak lebih besar bagi pengembangan pendidikan Islam di Jawa Timur. (/ady)*










