Dramatis! Balita 3 Tahun di Banyuwangi Tercebur Sumur 18 Meter, Dievakuasi Petugas Damkarmat dengan Selamat

by -8 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
proses evakuasi
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com Seorang balita perempuan berusia 3 tahun nyaris meregang nyawa setelah tercebur ke dalam sumur sedalam 18 meter di Dusun Krajan II, Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran, Kamis 18 Juni 2026.

Korban bernama Maysa Caira Nadira itu berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup setelah petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi melakukan evakuasi dramatis.

Insiden tersebut pertama kali diketahui keluarga korban. Sang kakek, Edy Sukarno, kemudian menghubungi petugas Damkarmat sekitar pukul 17.55 WIB dan melaporkan cucunya terjatuh ke dalam sumur.

Kabar itu langsung memicu respons cepat Tim Rescue Sektor Genteng. Hanya dua menit setelah laporan diterima, petugas berangkat menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 18.03 WIB.

Kepala Damkarmat Banyuwangi, Ir. Edy Supriyono, mengatakan saat laporan masuk korban masih berada di dasar sumur dalam keadaan hidup.

“Kami menerima laporan ada balita terjatuh ke sumur sedalam kurang lebih 18 meter. Tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, petugas segera memasang peralatan rescue. Tangga, tripod, katrol, tali karmantel, body harness hingga lampu penerangan disiapkan untuk mendukung proses evakuasi.

Karena kedalaman sumur mencapai 18 meter, petugas tidak bisa hanya menarik korban dari atas. Salah seorang personel rescue harus turun langsung ke dalam sumur untuk menjangkau balita tersebut.

Suasana di lokasi sempat menegangkan. Warga yang berdatangan terus memantau proses penyelamatan sambil berharap korban bisa segera diangkat ke permukaan.

Upaya itu membuahkan hasil. Petugas berhasil menjangkau korban dan mengangkatnya keluar dari sumur dalam kondisi selamat.

“Petugas turun ke dalam sumur menggunakan peralatan rescue, kemudian korban berhasil diangkat ke permukaan dalam keadaan hidup,” kata Edy.

Meski selamat, korban mengalami luka gores pada bagian punggung kanan atas dan lutut kanan akibat benturan saat terjatuh.

Setelah dievakuasi, balita tersebut langsung dilarikan ke RS Huda untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Edy mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam proses penyelamatan, mulai dari personel Damkarmat, Relawan Kebakaran (Redkar), kepolisian, aparat kecamatan hingga warga sekitar.

“Alhamdulillah korban berhasil diselamatkan. Ke depan kami mengimbau masyarakat agar memastikan sumur memiliki pengaman atau penutup yang memadai, terutama di lingkungan yang terdapat anak-anak,” pungkasnya.

iklan warung gazebo