Banyuwangi, seblang.com – Peristiwa hilangnya tiga bocah di Dusun Pekiringan, Desa Sumbersari, Kecamatan Srono, Banyuwangi, menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Ketiga anak yang sempat dinyatakan hilang selama berjam-jam itu akhirnya ditemukan di lokasi tak biasa, yakni di atas pohon mahoni setinggi sekitar 10 meter.
Kejadian yang berlangsung pada Senin (3/8/2026) itu pun memunculkan kembali cerita lama yang telah lama hidup di tengah masyarakat Jawa, yakni sosok Wewe Gombel, makhluk dalam cerita rakyat yang dipercaya sebagian warga kerap menyembunyikan anak-anak.
Peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 WIB. Tiga bocah berinisial I (8), A (10), dan E (10) berpamitan kepada orang tuanya untuk bermain sekaligus mencari ikan di sungai yang berada tak jauh dari rumah mereka. Namun hingga menjelang petang, ketiganya tak kunjung kembali.
Kekhawatiran keluarga semakin memuncak setelah menemukan tiga sepeda milik anak-anak itu terparkir rapi di tepi sungai, sementara ketiganya tidak diketahui keberadaannya.
Puluhan warga kemudian melakukan pencarian hingga malam hari. Selain menyisir area sungai, kebun, persawahan, dan semak-semak, warga juga membunyikan panci, wajan, cangkul, dan berbagai alat berbahan besi. Tradisi tersebut dilakukan karena sebagian warga meyakini bunyi-bunyian dapat mengusir makhluk halus yang dipercaya menyembunyikan anak-anak.
Suasana pencarian yang penuh kepanikan sempat terekam dalam video. Terdengar warga berteriak memanggil keberadaan ketiga bocah tersebut.
“Woy gimana ketemunya? Anaknya di mana? Disembunyikan di mana?” teriak salah seorang warga.










