Muhammad Irsan menuturkan, Penataran dan Penyegaran Pelatih Basket Lisensi B dan C tersebut diikuti 42 peserta yang berasal dari sejumlah daerah, antara lain Surabaya, Jember, Probolinggo, Situbondo, dan tuan rumah Bondowoso.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 peserta mengambil lisensi B, enam peserta mengikuti refreshing atau penyegaran, sedangkan 25 peserta lainnya mengikuti program untuk mendapatkan Lisensi C.
“Jumlah peserta penataran di Bondowoso ini melampaui ekspektasi kami. Semoga peserta bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sampai tuntas dan lulus sehingga berhak mendapatkan lisensi pelatih basket,” ujar Muhammad Irsan.
Ia menjelaskan, salah satu tujuan pelaksanaan Penataran dan Penyegaran Pelatih Basket Lisensi B dan C di Bondowoso adalah mencetak pelatih basket profesional yang memiliki kompetensi secara kualitas sekaligus memenuhi aspek legalitas kepelatihan.
Lebih lanjut, Muhammad Irsan mengutip pernyataan Ketua DPD Perbasi Jatim yang berkomitmen membantu memfasilitasi peningkatan mutu dan kualitas pelatih, wasit, serta perangkat pertandingan cabang olahraga bola basket.
Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung program pembinaan dan peningkatan prestasi bola basket Jawa Timur agar semakin baik, maju, berkembang, serta mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.///////












