Blitar, seblang.com – Sebanyak 1.700 anak dari jenjang PAUD dan TK mengikuti lomba mewarnai dalam rangka Hari Lahir (Harlah) Ke-12 Kampung Coklat, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian perayaan Harlah yang berlangsung sepanjang Agustus.
Ketua Panitia Harlah Ke-12 Kampung Coklat, Abdul Haris Fauzan, mengatakan rangkaian kegiatan telah dimulai pada 5 Agustus 2026, bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Blitar, melalui program wisata gratis masuk.
“Hari ini dilanjutkan dengan lomba mewarnai. Kami membagi dua kategori, yaitu tingkat PAUD dan TK. Masing-masing kategori memperebutkan enam juara, mulai juara satu hingga harapan tiga,” katanya.
Menurut Fauzan, peserta berasal dari berbagai organisasi pendidikan, di antaranya IGTKI, Himpaudi, IGAPA, serta organisasi lainnya yang turut mendukung kegiatan tersebut.
“Jumlah peserta tingkat TK mencapai 1.300 anak, sedangkan tingkat PAUD sekitar 400 anak. Totalnya kurang lebih 1.700 peserta,” jelasnya.
Ia menambahkan, rangkaian Harlah akan berlanjut dengan puncak perayaan pada Minggu, 9 Agustus 2026, di kawasan Kampung Coklat. Selanjutnya, seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup pada 23 Agustus 2026 melalui jalan sehat berhadiah.
“Jalan sehat ini bukan lomba. Kami mengundang masyarakat luas untuk ikut serta. Tahun lalu harga kupon Rp10 ribu, tahun ini kami turunkan menjadi Rp5 ribu agar lebih terjangkau,” ujarnya.
Panitia menyiapkan hadiah utama berupa satu unit motor listrik, ditambah puluhan hadiah lainnya dengan total nilai sekitar Rp20 juta.
Fauzan menjelaskan, program wisata gratis masuk juga akan kembali diberlakukan pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia sekaligus hari lahir Ke-12 Kampung Coklat.
“Kami ingin memberikan apresiasi kepada masyarakat. Kampung Coklat hadir semaksimal mungkin untuk masyarakat, khususnya Kabupaten Blitar, sehingga semua kalangan bisa menikmati wisata ini tanpa dipungut biaya pada momen tersebut,” katanya.
Program wisata gratis yang digelar pada 5 Agustus lalu mendapat sambutan positif. Tercatat sekitar 2.000 pengunjung memanfaatkan kesempatan tersebut.
“Kami menargetkan jumlah pengunjung pada 17 Agustus nanti akan lebih besar lagi,” ucapnya.
Selain memberikan akses wisata gratis, Kampung Coklat juga melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan. Pada lomba mewarnai, peserta didampingi orang tua maupun guru. Sementara itu, pada puncak Harlah dan kegiatan jalan sehat, panitia mengundang seluruh elemen masyarakat untuk turut memeriahkan perayaan.
“Kami ingin Harlah Kampung Coklat menjadi momentum kebersamaan bersama masyarakat,” pungkas Fauzan.////////










