Sementara itu, Ketua IWB (Info Warga Banyuwangi), Abi Arbain, turut memberikan tanggapan setelah informasi tersebut viral. Ia menyebut telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan.
“Tadi saya sudah cek ke lapangan. Itu adalah sayur yang menyerupai belatung. Hal tersebut dibuktikan dengan barang bukti yang masih disimpan. Bahkan pihak SMKN juga sudah saya datangi,” kata Abi.
Abi menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG, khususnya makanan yang disalurkan ke sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Tegalsari.
“Saya selaku lembaga kontrol akan terus mengawasi MBG yang akan disalurkan ke sekolah, khususnya di wilayah Tegalsari,” terangnya.
Di sisi lain, Fathur Rohman selaku asisten lapangan memberikan klarifikasi terkait informasi yang menyebut sebanyak 1.000 ompreng MBG dikembalikan oleh pihak sekolah.
Menurut Fathur, informasi tersebut tidak benar. Ia menyebut seluruh ompreng tetap diterima oleh pihak SMKN yang bersangkutan.
“Memang saya akui, ada sebanyak lima ompreng yang terdapat sayuran yang ikut masuk ke menu dan bentuknya menyerupai belatung. Namun, saya pastikan itu bukan belatung, melainkan sayuran,” pungkas Fathur.////////










