Polisi Mengabdi juga melakukan vaksinasi rabies hewan peliharaan karena mayoritas warga Desa Muara Andeh memiliki anjing untuk menjaga kebun mereka. Di samping itu, kondisi kesehatan warga juga menjadi perhatian dengan turut menggencarkan penanganan stunting kepada warga Desa Muara Andeh.
“Generasinya juga harus kami perbaiki. Kami juga memberikan edukasi gizi berimbang kepada mereka,” ujar Kompol Irawan.
Aspek pendidikan pun tidak luput dari program Polisi Mengabdi. Di desa yang luasnya kurang lebih 14.000 hektare dan dihuni oleh 500 warga ini hanya ada satu sekolah, yakni SDN 08 Muara Samu. Permasalahan lainnya, guru yang mengajar di sekolah tersebut tak rutin datang karena jarak yang jauh dan akses jalan berliku dan berbatu.
Polisi Mengabdi akhirnya mengambil peran merangkap menjadi guru, mengajar para siswa di sekolah tersebut setiap pagi. Tidak jarang, malam harinya mereka juga membentuk bimbingan belajar (bimbel) untuk memperdalam materi pembelajaran. Kegiatan ekstrakurikuler pun tidak terlewatkan, seperti pelatihan baris-berbaris, upacara bendera, hingga pramuka.
Beberapa program lainnya yang juga dilakukan Polisi Mengabdi adalah membuat kolam lele untuk ketahanan pangan, bantuan sosial (bansos), pemasangan rambu petunjuk, dan menghidupkan kegiatan positif di kalangan warga Desa Muara Andeh.
Samuel Reza selaku kades mengaku Polisi Mengabdi berdampak positif kepada desanya. Ia berharap program ini tetap berjalan meski Kompol Irawan kini sudah menjadi Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Kaltim.
“Dulu kita hanya minta pospol diaktifkan, tapi kini ditambah yang lain. Tidak disangka, tidak sampai berpikir begitu,” jelas Kades.
Kades juga mengharapkan adanya pembangunan infrastruktur penunjang sinyal. Tak dipungkiri, kesulitan sinyal masih menjadi satu-satunya yang belum didapat warga Muara Andeh.
Menurut Kompol Irawan, pengadaan sinyal memang sudah dikoordinasikan kepada instansi terkait. Namun, memang belum juga direalisasikan pembangunannya meski sudah dinyatakan akan dilakukan./////










