PLN Banyuwangi Gelar Aksi Pelestarian Pesisir dan Kehidupan Laut di Alas Purwo

by -0 Views
Wartawan: Ali Sam'ani
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com – Dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, PT PLN (Persero) UP3 Banyuwangi menggelar kegiatan bertajuk “Aksi Bersama Jaga Kelestarian Pesisir dan Kehidupan Laut” di kawasan Pantai Triangulasi, Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut diisi dengan aksi bersih pantai, penanaman 50 pohon sawo kecik (Manilkara kauki), serta pelepasan tukik atau anak penyu sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan ekosistem pesisir.

PLH Manager PLN UP3 Banyuwangi, Cahyo Prabowo, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata PLN dalam menjaga keanekaragaman hayati sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian alam.

“Pada 22 Mei ini bertepatan dengan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). PLN berpartisipasi aktif dalam menjaga keanekaragaman hayati di Pantai Triangulasi, Taman Nasional Alas Purwo,” ujar Cahyo.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi awal dari upaya berkelanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan bersama berbagai pihak.

“Kami melakukan pelepasan tukik, penanaman 50 pohon sawo kecik, serta bersih-bersih pantai. Harapannya, apa yang dilakukan hari ini dapat dirasakan manfaatnya oleh generasi mendatang,” tambahnya.

Cahyo juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan setiap tahun dengan agenda dan lokasi yang bervariasi. Dalam pelaksanaannya, PLN menggandeng berbagai pihak, termasuk Taman Nasional Alas Purwo, komunitas lingkungan, dan para aktivis pelestarian alam.

Sementara itu, Polisi Kehutanan Ahli Muda Taman Nasional Alas Purwo, Bagio Kristiono, menyampaikan apresiasi kepada PLN Banyuwangi atas kolaborasi dalam menjaga kawasan konservasi tersebut.

Ia menjelaskan, Taman Nasional Alas Purwo merupakan salah satu biosite dari Ijen Geopark Dunia yang memiliki kekayaan keanekaragaman hayati tinggi, termasuk habitat berbagai jenis penyu.

“Di Alas Purwo terdapat empat jenis penyu yang mendarat dan bertelur, yakni penyu lekang, penyu hijau, penyu belimbing, dan penyu sisik. Saat ini sudah memasuki musim penyu bertelur dan puncaknya diperkirakan berlangsung pada Juni hingga Agustus,” jelas Bagio.

Selain ekosistem pantai, kawasan Alas Purwo juga memiliki beragam habitat, seperti hutan mangrove, hutan pantai, hutan dataran rendah, hingga Savana Sadengan yang menjadi habitat banteng, rusa, merak, dan berbagai jenis burung.//////

iklan warung gazebo