“Ini adalah bentuk apresiasi kami kepada para pahlawan. Apa yang kita lakukan hari ini belum seberapa. Saat ini kita tinggal memperingati, sementara mereka dulu berjuang mengorbankan jiwa dan raga. Mari kita bersama-sama menjaga Indonesia ini agar betul-betul sesuai dengan harapan mereka,” tutur Bupati Madiun.
Selain itu, ia menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa untuk menjaga kedaulatan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita tidak bisa berjalan tanpa persatuan. Dengan persatuan, insyaallah Indonesia bisa berdaulat, adil, dan makmur,” tambahnya.
Menghadapi perkembangan zaman, Bupati Hari Wuryanto juga menyoroti tantangan besar di era digital yang membutuhkan benteng karakter dan jiwa kebangsaan yang kuat bagi generasi muda.
“Tantangan di era digital ini luar biasa. Oleh karena itu, kita bentengi anak-anak kita dengan rasa kebangsaan, rasa nasionalisme, dan rasa patriotisme yang kuat. Hal tersebut menjadi fondasi utama untuk menghadapi segala tantangan zaman,” pungkasnya.
Pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Madiun berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat nasionalisme.
Setelah melaksanakan upacara di Alun-Alun Reksogati Caruban, Bupati Madiun bersama seluruh tamu VIP, jajaran Forkopimda, dan pimpinan OPD bergeser ke Pendopo Ronggo Djoemeno untuk mengikuti upacara detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka Jakarta secara virtual. Penulis: Puguh Setiawan











