Kepala Diskoperindag Situbondo, Prio Handoko, mengatakan pertemuan tersebut sengaja digelar agar proses pembangunan tidak berjalan sepihak dan tetap mempertimbangkan kepentingan para pedagang.
“Alhamdulillah, setelah diskusi panjang, kita mendapat kesepakatan bersama. Sebanyak 12 pedagang yang terdampak akan dipindahkan ke ruko-ruko kosong yang ada di kawasan Pasar Mimbaan dan kita gratiskan biaya sewanya sampai bulan Desember. Selebihnya nanti kita rembug kembali,” ujar Prio, Kamis (17/9/2026).
Senada, Kepala Dinas PUPR Situbondo, Abdul Kadir, menyampaikan bahwa pembangunan revitalisasi Pasar Mimbaan akan segera dimulai pada bulan ini.
“Untuk pembangunan sendiri, dalam bulan ini kita sudah melakukan pembongkaran untuk revitalisasi Pasar Mimbaan. Untuk para pedagang yang terdampak sudah mendapat solusi dan kesepakatan bersama untuk sama-sama mengawal pembangunan Pasmim hingga ke depannya Pasmim lebih baik dan lebih tertata,” pungkasnya.
Dengan adanya solusi relokasi gratis tersebut, proses revitalisasi diharapkan dapat berjalan lancar tanpa mematikan mata pencaharian pedagang. Revitalisasi ini juga diharapkan mampu menjadikan Pasar Mimbaan sebagai pasar yang lebih modern, bersih, tertata, sekaligus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Situbondo.//////////////










