Ning Lia: Pasar Murah Bukti Nyata Kehadiran Pemerintah Jaga Stabilitas Harga

by -11 Views
Wartawan: Adi Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Dr. Hj. Lia Istifhama, S.Sos., S.H.I., S.Sos., I.M.E.I Anggota DPD/MPR RI Provinsi Jawa Timur.
aston banyuwangi

Mojokerto, seblang.com – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, mengapresiasi konsistensi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam menggelar pasar murah di berbagai daerah. Hingga September 2026, program tersebut telah dilaksanakan sebanyak 139 kali sebagai bagian dari upaya mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

Apresiasi itu disampaikan setelah Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Pasar Murah ke-139 di halaman Kantor Balai Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jumat (18/9/2026).

Senator yang akrab disapa Ning Lia tersebut menilai keberlanjutan program pasar murah menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan. Menurutnya, pengendalian inflasi tidak cukup hanya melalui kebijakan makro, tetapi juga membutuhkan intervensi langsung yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Pasar murah menjadi salah satu bukti nyata kehadiran pemerintah. Masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sehingga daya beli mereka tetap terjaga,” kata Ning Lia.

Menurutnya, kebutuhan pangan merupakan komponen penting dalam pengeluaran rumah tangga. Perubahan harga bahan pokok akan langsung memengaruhi kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Karena itu, Ning Lia menilai konsistensi Gubernur Khofifah menggelar pasar murah secara bergilir di berbagai kabupaten dan kota patut diapresiasi. Program tersebut tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga memperkuat langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga.

“Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa program ini menyentuh kebutuhan riil warga. Ketika bahan pokok yang disediakan terserap, berarti program tersebut memang dibutuhkan,” ujarnya.

Dalam Pasar Murah ke-139 di Mojokerto, Pemprov Jatim menyediakan sedikitnya 10 komoditas pangan strategis dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

Komoditas tersebut meliputi beras premium seharga Rp14.000 per kilogram, beras medium SPHP Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta gula pasir Rp14.000 per kilogram.

iklan warung gazebo