“Life jacket bukan sekadar perlengkapan tambahan, tetapi bagian penting dari keselamatan saat berada di perairan. Kami mengajak para nelayan membiasakan diri menggunakan alat keselamatan setiap kali melaut, karena risiko di laut bisa terjadi kapan saja,” ujarnya.
Selain membagikan life jacket, personel Satpolairud juga berdialog dengan masyarakat nelayan. Komunikasi tersebut mencakup informasi mengenai keselamatan, kondisi perairan, hingga potensi gangguan yang dapat terjadi di laut.
Dalam kegiatan itu, nelayan Pulau Wangi juga diingatkan untuk memastikan perlengkapan keselamatan dalam kondisi siap digunakan sebelum berangkat melaut.
Pembagian life jacket berlangsung di Pantai Marina Boom dan diikuti nelayan yang tergabung dalam KUB Pulau Wangi. (***)










