“Jadi Moxie ini bukan cuma tempat untuk makan dan minum, tapi bisa juga untuk event-event seperti komunitas, gaming, atau keluarga bisa mengadakan acara di sini,” kata Debbi.
Kompetisi e-football tersebut juga bukan kali pertama digelar. Pada tahun ini, Moxie sudah menggelar kegiatan serupa sebanyak dua kali dan ke depan berencana terus menghadirkan kompetisi untuk memberikan wadah bagi anak-anak muda menyalurkan hobi sekaligus mengembangkan potensinya.
Tak hanya soal gaming, kegiatan seperti ini juga dinilai bisa ikut mendukung geliat sport tourism Banyuwangi, dengan membuka peluang kedatangan peserta dari luar daerah, termasuk kawasan Tapal Kuda.
“Selain mengangkat kegiatan kreativitas dan wisata di Banyuwangi, juga bisa mendatangkan peserta dari luar Banyuwangi, mungkin daerah-daerah dekat di Tapal Kuda,” ujarnya.
Dari persaingan yang berlangsung, Maldi Setiawan asal Jember berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Fajar dari Banyuwangi, sedangkan Gilang Izhul dari Jember meraih juara ketiga.///












