Tidak hanya makan bersama, pihak Lapas juga memberikan tambahan menu khusus kepada warga binaan untuk menambah suasana kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
“Kami ingin mereka merasakan esensi dari sebuah keluarga. Dengan makan bersama seperti ini, sekat-sekat perbedaan bisa mencair, sehingga persaudaraan di antara mereka semakin kuat dan kebahagiaan bisa terjalin,” katanya.
Menurut Solichin, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana pendekatan secara persuasif kepada warga binaan. Melalui momentum itu, pihak Lapas mengajak seluruh warga binaan untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku, menghindari pelanggaran, serta mengikuti program pembinaan secara optimal.
Melalui pendekatan yang lebih humanis, Lapas Banyuwangi berharap suasana di lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif sekaligus mampu membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik sebelum kembali ke tengah masyarakat. (*)










