Dari sisi tenaga medis lapangan, perwakilan petugas pemeriksa dari Puskesmas Singotrunan, dr. Meilina, menyambut positif tingginya antusiasme dan kesadaran masyarakat yang hadir sejak pagi.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga yang begitu tinggi untuk memeriksakan kesehatannya hari ini. Skrining semacam ini sangat efektif untuk mendeteksi potensi penyakit metabolik, seperti hipertensi dan diabetes melitus, yang kerap kali tidak menimbulkan gejala awal.
Melalui kegiatan jemput bola seperti ini, masyarakat bisa lebih cepat memperoleh edukasi mengenai penanganan dini dan semakin sadar akan pentingnya menjaga pola hidup sehat,” ungkap dr. Meilina di sela-sela melayani pemeriksaan warga.
Sementara itu, Dewan Penasihat (Wanhat) DPD LDII Kabupaten Banyuwangi, KH. Hariadji Sugito, S.K.M., M.M., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif tersebut.
Menurutnya, kesehatan fisik merupakan modal penting dalam menjalankan ibadah dan beraktivitas sehari-hari.
“Kesehatan adalah nikmat yang luar biasa. Dengan badan yang sehat, kita bisa beribadah dengan khusyuk dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi, khususnya Kepala Dinas Kesehatan H. Amir Hidayat beserta seluruh tenaga kesehatan yang turun langsung melayani warga dengan penuh dedikasi,” tutur KH. Hariadji Sugito.
H. Amir Hidayat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus serta warga LDII Kabupaten Banyuwangi yang telah proaktif menyongsong program unggulan Presiden Republik Indonesia, yaitu Cek Kesehatan Gratis.
Ia menambahkan, terdapat program lain dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang juga menjadi prioritas, yakni penurunan prevalensi infeksi tuberkulosis (TBC) paru di masyarakat.
“Semoga upaya DPD LDII Kabupaten Banyuwangi senantiasa terus bersinergi dalam pelayanan kesehatan bersama organisasi sosial keagamaan yang lain, sehingga pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang optimal pada masa mendatang bisa segera tercapai,” ujar H. Amir Hidayat.
Pelaksanaan program CKG 2026 berlangsung lancar, tertib, dan sukses. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut diharapkan dapat terus berlanjut sebagai agenda berkesinambungan antara LDII dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat upaya mewujudkan masyarakat Banyuwangi yang sehat, bugar, dan berdaya saing.//////











