Ketapang-Gilimanuk Diprediksi Padat Saat Nataru, Pemerintah Siapkan Jalur Alternatif

by -5 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com – Arus penyeberangan Ketapang-Gilimanuk diprediksi meningkat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026-2027. Untuk mengantisipasi potensi antrean kendaraan, pemerintah menyiapkan tiga pelabuhan alternatif di Jawa Timur dan Bali.

Ketiga pelabuhan tersebut adalah Pelabuhan Jangkar di Situbondo, Pelabuhan Tanjungwangi di Banyuwangi, serta Pelabuhan Celukan Bawang di Kabupaten Buleleng, Bali. Masing-masing diproyeksikan mampu melayani hingga 500 kendaraan.


Sebanyak 13 kapal penyeberangan juga disiapkan untuk mendukung operasional jalur alternatif. Rinciannya, delapan kapal akan beroperasi melalui Pelabuhan Jangkar dan lima kapal melalui Pelabuhan Tanjungwangi.

Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi I Komang Sudira Atmaja mengatakan, penyiapan jalur alternatif tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten Deputi Konektivitas Maritim dan Udara Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bersama Kepala KSOP Kelas III Tanjungwangi, Rabu (4/11/2026).

Rapat tersebut melibatkan Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Bali, pemerintah kabupaten, PT Pelindo, serta PT ASDP Indonesia Ferry.

“Rapat ini membahas alternatif layanan pelabuhan di masa Natal dan Tahun Baru,” kata Komang seusai rapat.

Berdasarkan hasil pembahasan, kendaraan kelas Vb yang diperkirakan melintas melalui Ketapang-Gilimanuk mencapai 1.000 unit per hari. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah untuk menyiapkan jalur penyeberangan alternatif.

iklan warung gazebo