“Tahun ini, tiga kapal tambahan sudah ditempatkan secara permanen di rute ini. Ini akan meningkatkan kapasitas angkut kendaraan, sehingga arus lalu lintas dapat berjalan lebih lancar,” jelas Irjen Aan.
Korlantas juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Pelabuhan Ketapang, termasuk menjadikannya jalur satu arah untuk memudahkan akses masuk, baik dari Jember maupun Situbondo. Selain itu, masyarakat diimbau untuk membeli tiket penyeberangan lebih awal, yang sudah dapat dibeli hingga 60 hari sebelum keberangkatan.
“Kami menerapkan geofencing. Tiket tidak dapat dibeli dalam radius dua kilometer dari pelabuhan. Masyarakat diharapkan merencanakan perjalanan dengan baik dan menghindari puncak arus mudik agar tidak terjadi penumpukan,” tutup Irjen Aan.
Dengan berbagai langkah antisipatif ini, Korlantas optimistis pengelolaan arus lalu lintas selama libur Nataru, termasuk di jalur wisata Jawa Timur dan Bali, dapat berjalan lancar dan kondusif.










