Banyuwangi, seblang.com – Terkait tidak digelarnya upacara penurunan bendera merah putih di Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke – 77 di Lapangan Desa Kepundungan, Kecamatan Srono, diduga memang sengaja tidak dilakukan panitia penyelenggara.
Hal ini dipaparkan B, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1954 (Untag) Banyuwangi. Ia merupakan salah satu mahasiswa yang sempat menjalani KKN di desa setempat. Dalam persiapan itu, B, sempat diikut sertakan panitia untuk melatih pasukan pengibar bendera.
Malahan menurutnya, berlangsungnya pelatihan tersebut B sempat bertanya prosesi upacara penurunan bendera. Akan tetapi, panitia menjawab yang diselenggarakan hanya upacara pengibaran bendera saja. Mendengar jawaban itu B, langsung mengusulkan untuk dilakukan upacara bendera. Namun, usulan itu tidak terjawab.
Karena masa KKN sudah usai sebelum pelaksanaan upacara, B memutuskan untuk pulang ke kediamannya, dan tak mengetahui kelanjutan persiapan dan pelaksanaannya.
“Waktu KKN saya sempat disuruh melatih dan memang hanya pelaksanaan upacara pengibaran bendera saja. Saya sempat usul, namun tak dijawab,” jelas B, melalui sambungan Whatsapp, Kamis (18/08/2022).










