Sementara itu, Dian Pemilu Sari mengatakan pihaknya akan mengawal penuh pemanfaatan fasilitas baru di sekolah agar benar-benar menjadi pusat pembelajaran berbasis praktik.
Menurutnya, bantuan revitalisasi harus mampu diterjemahkan menjadi peningkatan kompetensi siswa dan penguatan karakter kemandirian.
“Kami memastikan lahan pertanian, peternakan, dan perikanan di sekolah ini benar-benar dimanfaatkan maksimal sebagai ekosistem belajar. Ini bukan hanya soal gedung baru, tetapi bagaimana siswa bisa tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan produktif,” ujarnya.
Persiapan matang sejak H-1 itu akhirnya berbuah manis saat hari pelaksanaan kunjungan gubernur. Seluruh rangkaian agenda mulai peresmian gedung revitalisasi, penandatanganan prasasti, hingga penebaran benih berjalan lancar tanpa kendala teknis.
Kunjungan tersebut sekaligus memperlihatkan keseriusan pemerintah provinsi dalam mendorong pendidikan vokasi berbasis ketahanan pangan di kawasan Mataraman.
Dengan dukungan fasilitas baru dan penguatan program vokasi, SMKN 1 Tulungagung kini diproyeksikan menjadi salah satu motor penggerak pendidikan agrobisnis modern di Jawa Timur.////////










