Mojokerto, seblang.com – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa yang akrab disapa Gus Barra memberangkatkan tim petugas upacara dan pembentang bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter di Gunung Penanggungan, Minggu (16/8).
Pemberangkatan dilakukan di Pos Registrasi Pendakian Tamiajeng, Kecamatan Trawas. Tim tersebut akan menuju puncak Gunung Penanggungan untuk melaksanakan upacara sekaligus membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter pada Senin (17/8).
Gus Barra mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pelaksanaannya melibatkan sejumlah pihak, mulai dari Perum Perhutani KPH Pasuruan, Forkopimca Trawas, Pemerintah Desa Tamiajeng, Koperasi Masyarakat Desa Hutan (KMDH) Watu Kelir, komunitas pecinta alam hingga relawan.
“Kegiatan ini sudah menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan yang kita kenal setiap tahun. Ada sesuatu yang patut kita syukuri dari keberlangsungan kegiatan ini,” kata Gus Barra.
Ia menilai pelaksanaan kegiatan tersebut menunjukkan adanya kolaborasi antara masyarakat, Perhutani, pemerintah desa, pengelola jalur, komunitas dan relawan.
Dalam kesempatan itu, Gus Barra juga menyoroti keberadaan Gunung Penanggungan yang memiliki keindahan alam sekaligus sejumlah situs peninggalan sejarah. Menurut dia, meningkatnya aktivitas di kawasan tersebut harus diikuti dengan perhatian terhadap kelestarian lingkungan dan keselamatan pengunjung.
“Semakin banyak kegiatan yang berlangsung di kawasan Gunung Penanggungan, semakin besar pula tanggung jawab kita untuk menjaganya. Kebersihan jalur, kelestarian hutan, ketertiban pendakian, dan keselamatan pengunjung harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Gus Barra kemudian mengingatkan para petugas yang akan menjalankan tugas di puncak agar mempersiapkan kondisi fisik dan menjaga kekompakan selama pendakian.
“Bagi para petugas yang sore ini akan diberangkatkan, tentu tugas ini sudah dipersiapkan dengan baik. Perjalanan menuju puncak membutuhkan kondisi fisik yang prima dan kekompakan,” katanya.
“Selama perjalanan nanti, saling memperhatikan dan membantu menjadi hal yang penting,” tandasnya.











