Menurutnya, dugaan sementara kebakaran berasal dari instalasi kabel listrik pada bagian penerangan. Percikan listrik diduga mengenai material kayu hingga kemudian api membesar.
“Dugaan awal penyebabnya korsleting pada kabel instalasi listrik. Percikan kemudian mengenai kayu yang mudah terbakar,” ujarnya.
Petugas Damkarmat bersama unsur TNI, Polri, pemerintah desa dan warga berjibaku memadamkan api. Kobaran api berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.00 WIB, sementara proses penanganan di lokasi berlanjut hingga sekitar pukul 23.10 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta, meliputi bangunan dan kayu yang terbakar.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka. Untuk kerugian sementara diperkirakan sekitar Rp10 juta,” kata Edy./////////











