Dua Inovasi Banyuwangi Masuk Nominator TOP 45 JAWARA 2026

by -5 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Pada sisi pengawasan, E-PAD dilengkapi early warning system (EWS). Sistem tersebut membantu mendeteksi lebih awal objek pajak yang belum melapor maupun yang belum ditetapkan atau membayar pajak.

Dengan mekanisme tersebut, pemantauan dapat dilakukan berdasarkan data sehingga potensi persoalan dapat diketahui lebih dini dan ditindaklanjuti.

Ipuk menyebut penerapan E-PAD turut tercermin pada capaian penerimaan pajak daerah. Pada 2025, realisasi pajak daerah mencapai Rp456,19 miliar atau 121,6 persen dari target.

Sementara hingga 16 September 2026, realisasi pajak daerah Banyuwangi telah mencapai Rp350,02 miliar atau 78,40 persen dari target sebesar Rp447,80 miliar.

“Ke depan, E-PAD akan terus kami kembangkan sesuai kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah,” tegas Ipuk.

Selain E-PAD, Ipuk juga memaparkan inovasi SIMPLING yang dikembangkan untuk memudahkan masyarakat, pelaku usaha, instansi pemerintah, hingga akademisi dalam mengakses layanan pengujian laboratorium lingkungan.

Layanan tersebut mencakup berbagai kebutuhan pengujian, mulai dari air, udara, hingga limbah. Melalui SIMPLING, proses pelayanan dapat dilakukan secara daring sejak pendaftaran pengujian, pemilihan parameter uji, pemantauan progres analisis, hingga penyampaian hasil pengujian.

“Digitalisasi tersebut mampu memangkas waktu pelayanan dari 30 hari dipangkas tinggal 14 hari. Layanan ini juga meningkatkan efisiensi administrasi, paperless, serta memberikan kemudahan bagi pelanggan di luar daerah Banyuwangi,” kata Ipuk.////////

iklan warung gazebo