“Kita kan sebenarnya tidak kepingin hak warga hilang. Kasihan, mereka warga prasejahtera kalau sampai bantuannya tidak bisa diterima lagi. Maka dari harus diberi pemahaman pentingnya aktivasi IKD ini,” lanjutnya
Sebagai informasi bahwa capaian IKD Kota Mojokerto sampai saat masih 44,2% atau 49.368 KK.
Untuk menunjang pergerakan di lapangan, Pemkot Mojokerto telah menerjunkan 1.395 kader dan 102 operator yang dikoordinasikan menggunakan aplikasi Darmojo. Selain itu, sosialisasi juga akan digencarkan melalui pemasangan baliho informasi di berbagai titik strategis agar imbauan segera aktivasi IKD ini sampai ke seluruh warga.
Harapannya melalui sinergi kuat antara strategi komunikasi petugas dan kesadaran masyarakat, Pemkot Mojokerto optimis target aktivasi IKD dan Perlinsos dapat segera tercapai. Langkah ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mewujudkan tertib administrasi kependudukan di era digital guna proses pembangunan daerah dan penyaluran program kesejahteraan diharapkan dapat berjalan lancar tanpa meninggalkan satu pun warga yang berhak.
Teks foto : Ning Ita dan Sekda serta OPD lainnya












