Dewan Minta Eksekutif Siapkan Anggaran Penanganan Bencana Banjir Dalam Pembahasan KUA – PPAS APBD 2023

by -1396 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono
Wakil ketua DPRD, Ruliyono

Banyuwangi, seblang.com – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Banyuwangi meminta agar Pemkab dapat memprioritaskan penanganan bencana banjir dalam pembahasan Kebijakan Anggaran Sementara – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun 2023 yang digelar di Ruang Rapat Khusus DPRD Banyuwangi pada Kamis (10/11/2022)..

Menurut Wakil ketua DPRD, Ruliyono sekaligus Ketua Banggar dalam rapat kerja pembahasan KUA-PPAS APBD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Banyuwangi yang kedua merupakan tindak lanjut rapat sebelumnya yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD.

“ Dalam raker kedua Banggar dengan TAPD Pemkab Banyuwangi, beberapa pertanyaan yang diajukan anggota Banggar fokusnya ada pada permasalahan penanganan bencana banjir di Kabupaten Banyuwangi “ jelas Ruliyono.

Menurut dia, musibah banjir yang terjadi di beberapa wilayah Banyuwangi bukan semata-mata karena dampak cuaca ekstrem seperti tingginya curah hujan, namun banyak hal lain yang perlu di evaluasi menyeluruh dan dicarikan solusi yang komprehensif.

“ Banyak pendapat yang mengatakan banjir ini karena curah hujan tinggi, ada pula yang berpendapat adanya alih fungsi lahan sehingga terjadi silang pendapat di masyarakat, penyelesainnya dibutuhkan kebijakan dan keputusan yang berani dari pemkab Banyuwangi, “ imbuh Politisi Golkar asal Kecamatan Glenmore itu.

Ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi itu menuturkan dalam upaya mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi setiap tahun, Pemkab Banyuwangi harus berani mengambil keputusan dengan cepat dan akurat serta mengalokasikan anggaran yang cukup.

“Perencanaan penanganan banjir di kota sudah direncanakan setahun yang lalu dan membutuhkan anggaran minimal Rp. 25 miliar. Maka dari itu saya mendesak eksekutif untuk kembali mengalokasi anggaran tersebut jika hari ini tawaran pelaksanaan penanganan banjir itu mengunakan sistem multi years disepakati , “ ujar Ruli.

Ruliyono menegaskan, pemerintah daerah harus serius mengatasi persoalan bencana banjir di Banyuwangi. Perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan hingga kontrol / pengawasan pembangunan proyek penanganan banjir harus benar-benar dijalankan.

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *