“tadi sore katanya anak tersebut tidak jauh dari pantauan ibunya. Sekilas saat menengok ke belakang, Abi sudah tidak kelihatan lagi,” ujar Amsun, salah satu warga yang ikut menyisir lokasi.
Hingga menjelang subuh, warga bersama keluarga masih berjibaku menyisir berbagai titik, mulai dari area sekitar rumah korban, lahan kosong, perkebunan di sekitar desa, pinggiran sungai dan saluran irigasi, hingga tepi jalan raya.
Pencarian yang berlangsung hingga pukul 03.00 WIB itu dilakukan dengan peralatan seadanya seperti senter dan melibatkan hampir seluruh elemen masyarakat desa. Suasana di lokasi tampak mencekam, namun penuh solidaritas, dengan harapan Abi dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Pihak keluarga berharap apabila ada warga yang melihat atau menemukan anak dengan ciri-ciri tersebut, agar segera melapor ke balai desa atau kantor polisi terdekat.










