Banyuwangi, seblang.com – Fenomena peredaran narkoba di Banyuwangi membuat Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan geleng-geleng kepala. Polisi bahkan menemukan calon pembeli tetap berdatangan ke lokasi meski petugas sedang melakukan penangkapan terhadap pengedar.
Rofiq mengungkapkan, kejadian itu terjadi di salah satu tempat kejadian perkara (TKP) yang didatangi anggotanya. Saat proses penangkapan berlangsung, warga sekitar disebut tidak menunjukkan respons seolah-olah sedang terjadi penindakan terhadap jaringan narkoba.
“Ketika anggota saya ada di situ, tidak lebih dari 15 menit, lingkungan kanan-kiri tidak merasa bahwa ada penangkapan oleh polisi. Dan pembeli itu masih datang saja seperti mereka mau beli permen,” kata Rofiq saat merilis hasil pengungkapan kasus narkotika Polresta Banyuwangi, Selasa (1/9/2026).

Yang lebih mengejutkan, dalam waktu kurang dari 10 menit hampir 20 orang disebut masuk ke lokasi tersebut. Mereka datang dengan tujuan membeli barang yang diduga narkoba.
“Ini terjadi tidak sampai 10 menit, ada hampir 20 orang masuk kemudian mau melakukan pembelian,” ujarnya.












