Banyuwangi, seblang.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Jawa Timur Wilayah Banyuwangi menggelar Program Lebaran Yatim 1448 Hijriah di Aula SMKN 1 Banyuwangi, Kamis (6/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Baznas Jatim bersama Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Banyuwangi menyalurkan santunan kepada 100 siswa SMA dan SMK yang merupakan anak yatim.
Selain itu, Baznas Provinsi Jawa Timur juga menyerahkan bantuan modal usaha kepada lima penerima manfaat, masing-masing senilai Rp2 juta. Tak hanya itu, bantuan peralatan kerja berupa rombong senilai Rp3,5 juta juga diberikan kepada lima warga yang dinilai layak menerima bantuan.
Menariknya, bantuan modal usaha maupun bantuan peralatan kerja tersebut disalurkan melalui SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Banyuwangi, Iwan Triyono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas Provinsi Jawa Timur atas pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, santunan bagi 100 siswa yatim di tingkat SMA dan SMK merupakan bentuk perhatian dan kepedulian sosial yang sangat bermanfaat bagi para penerima.
Ia juga mengapresiasi program pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal usaha bagi lima pelaku usaha mikro, kecil, dan ekonomi kreatif serta bantuan peralatan kerja berupa rombong yang disalurkan melalui sekolah-sekolah SMA dan SMK di Banyuwangi.
“Selama ini guru-guru SMA/SMK dan pegawai Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur memang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Provinsi Jawa Timur. Karena itu, pada hari ini santunan bagi anak yatim serta bantuan modal usaha dan peralatan kerja berupa rombong disalurkan melalui SMA dan SMK di Banyuwangi,” kata Iwan.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi, Dwi Yanto, menyambut baik penyelenggaraan Program Lebaran Yatim di Aula SMKN 1 Banyuwangi.
Menurutnya, selain memberikan santunan kepada 100 anak yatim, Baznas Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan bantuan melalui program pemberdayaan ekonomi.
“Nilai bantuan yang disalurkan oleh Baznas Jatim hari ini mencapai Rp37,5 juta,” ujarnya.
Dwi menambahkan, Baznas Kabupaten Banyuwangi selama ini juga rutin menjalankan program serupa. Selain memberikan santunan kepada anak yatim, Baznas Banyuwangi juga menyalurkan beasiswa bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs.
“Beasiswa bagi siswa SMA dan SMK memang menjadi program Baznas Provinsi Jawa Timur. Namun, Baznas Kabupaten Banyuwangi tetap melayani pengajuan bantuan biaya pendidikan yang sifatnya mendesak,” kata Dwi.
Kegiatan Program Lebaran Yatim 1448 Hijriah di Aula SMKN 1 Banyuwangi tersebut dihadiri seluruh kepala SMA dan SMK se-Kabupaten Banyuwangi. Dari Baznas Provinsi Jawa Timur hadir empat perwakilan pelaksana, di antaranya Koordinator Pelaksana Bidang Keuangan dan Koordinator Pelaksana Bidang Pengumpulan, serta sejumlah tamu undangan lainnya./////










