Angka Kemiskinan Banyuwangi Turun Jadi 5,6 Persen, Terendah Sejak 2004

by -4 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut penurunan angka kemiskinan tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah dan masyarakat melalui berbagai program pengentasan kemiskinan.

Ipuk mengatakan, pemerintah daerah menjalankan empat strategi utama untuk menekan angka kemiskinan. Salah satunya mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin dan rentan melalui bantuan sosial serta pemenuhan kebutuhan dasar.


Program yang dijalankan antara lain Banyuwangi Berbagi. Melalui program ini, ASN bersama masyarakat menyalurkan bantuan sembako dan bahan pangan berprotein kepada warga miskin desil 1 dan 2 berdasarkan data nama dan alamat.

Ada pula program Rantang Kasih berupa pemberian makanan bergizi setiap hari kepada lansia miskin yang hidup sebatang kara.

“Ada juga bantuan sosial dari pemerintah pusat maupun daerah yang terus disalurkan untuk meringankan beban masyarakat,” kata Ipuk.

Strategi kedua dilakukan dengan meningkatkan keberdayaan dan pendapatan masyarakat. Upaya tersebut ditempuh melalui program UMKM Naik Kelas, Warung Naik Kelas (Wenak), pembebasan retribusi pedagang pasar daerah, hingga fasilitasi ongkos kirim gratis bagi pelaku UMKM.

Strategi ketiga menyasar pemutusan rantai kemiskinan antargenerasi melalui perluasan akses pendidikan dan pemberian beasiswa bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Selain beasiswa, Pemkab Banyuwangi juga menjalankan program Banyuwangi Ayo Kursus. Program tersebut memberikan pelatihan keterampilan gratis serta bantuan peralatan usaha bagi alumni SMK maupun peserta pelatihan agar mampu membuka usaha secara mandiri.

“Mereka kita dorong mendapatkan akses pendidikan yang lebih luas melalui beasiswa. Ada juga program Banyuwangi Ayo Kursus,” ujar Ipuk.//////

iklan warung gazebo