“Tidak hanya alamnya yang indah dan berkelas dunia, Banyuwangi juga memiliki seni budaya yang kuat dan terus terjaga,” kata pemeran dalam film Dilan 1991 itu.
Sebelum mendaki Ijen, Raline lebih dulu mengunjungi Desa Wisata Adat Osing Kemiren dan Pendopo Sabha Swagata Blambangan yang dikenal dengan arsitektur khas serta nilai sejarahnya.
Perempuan yang juga menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital itu mengatakan, promosi Indonesia ke dunia internasional tidak hanya dilakukan melalui diplomasi dan teknologi digital. Menurutnya, sektor pariwisata, budaya, perfilman, dan industri kreatif juga memiliki peran besar dalam memperkenalkan identitas bangsa.
“Biar semua orang di penjuru dunia tahu kita siapa, tahu budaya kita, tahu alam kita,” ujarnya.
Usai menikmati pesona Kawah Ijen, Raline melanjutkan perjalanan ke sejumlah destinasi wisata alam lainnya di Banyuwangi untuk mengeksplorasi lebih jauh daerah yang dikenal sebagai Sunrise of Java tersebut. (*)











