Mojokerto, seblang.com– BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto terus memperkuat komitmen dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Laporan Program Kerja Tim Kendali Mutu Kendali Biaya (TKMKB) Cabang Mojokerto yang digelar Kamis (20/8) di Hotel Aston Mojokerto.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat peran TKMKB dalam melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Titus Sri Hardianto, menyampaikan bahwa kendali mutu dan kendali biaya merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan Program JKN. Menurutnya, keduanya perlu berjalan beriringan agar peserta memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis, sementara pembiayaan program tetap dapat dikelola secara efektif dan efisien.
“Kendali mutu dan kendali biaya merupakan upaya bersama untuk memastikan peserta JKN mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu dan sesuai dengan kebutuhan medis. Di sisi lain, pembiayaan pelayanan kesehatan juga perlu dikelola secara efektif dan efisien agar keberlangsungan Program JKN dapat terus terjaga,” ujar Titus.
Titus menambahkan, upaya menjaga mutu pelayanan tidak dapat dilakukan BPJS Kesehatan sendiri. Diperlukan sinergi dengan TKMKB dan fasilitas kesehatan untuk melakukan evaluasi secara berkelanjutan terhadap proses pelayanan.
Hasil evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan bersama guna memberikan pelayanan yang semakin optimal kepada peserta JKN.
“Kami berharap sinergi antara BPJS Kesehatan, TKMKB, dan fasilitas kesehatan terus diperkuat. Setiap evaluasi dan rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi bahan pembelajaran bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memastikan penggunaan pembiayaan kesehatan dilakukan secara tepat,” tambahnya.












