Pendampingan tersebut mencakup pemantauan kesehatan ibu hamil, bayi, balita, remaja, hingga kelompok lanjut usia (lansia). Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang sehat dan sejahtera.
Mayang juga menyoroti pentingnya percepatan penurunan stunting melalui penguatan berbagai gerakan prioritas nasional, salah satunya GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dan mengoptimalkan periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
“Selain itu, penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi dan sosial keluarga. Salah satunya melalui Kampung Keluarga Berkualitas yang mendorong keterlibatan kader, tokoh masyarakat, dan pemerintah setempat dalam pembangunan keluarga,” terangnya.
Menurut Mayang, Program Bangga Kencana merupakan program strategis yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan penyiapan generasi masa depan. Pelaksanaannya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar pembangunan keluarga berkualitas dapat berjalan secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Sudin PPAPP Jakarta Barat Anita Rachmawati menjelaskan pentingnya penguatan pelayanan dan sosialisasi Program Bangga Kencana kepada masyarakat.
Ia menerangkan bahwa program tersebut bertumpu pada tiga pilar utama, yakni pembangunan keluarga, kependudukan, serta keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.
Pembangunan keluarga bertujuan memperkuat fungsi keluarga dalam membentuk generasi berkualitas. Sementara itu, aspek kependudukan mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap isu kependudukan dalam perencanaan pembangunan.
Adapun keluarga berencana dan kesehatan reproduksi berfokus pada pengaturan jarak kelahiran, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta pencegahan berbagai risiko, termasuk stunting dan pernikahan dini.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga, pemenuhan gizi, kesehatan reproduksi, dan penguatan ketahanan keluarga dalam mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah (doorprize) kepada peserta dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri. (rs)










