Sekardadu dan Prokasih Berjalan Bersama, Dinas PU Pengairan Banyuwangi Ajak Pelajar hingga Petani Rawat Saluran Air

by -182 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

“Selain penggelontoran walet, pemeliharaan juga mencakup pengecatan dan pelumasan pintu-pintu air. Kami juga melihat kondisi jaringan, termasuk jika ada kebocoran atau kerusakan yang perlu ditangani,” jelasnya.

Kepala Desa Olehsari, Joko Muhlis, mengatakan pemerintah desa mendukung pelaksanaan Sekardadu dan Prokasih karena keduanya melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam menjaga lingkungan dan jaringan pengairan.



“Untuk anak-anak, kami berharap mereka semakin peduli terhadap lingkungan. Bagi masyarakat, khususnya petani, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kecintaan terhadap saluran irigasi yang digunakan untuk pertanian,” kata Joko.

Ia berharap petani semakin peduli terhadap kondisi saluran air dan turut mendukung pemeliharaan infrastruktur pengairan yang dibangun pemerintah maupun desa.

Sementara itu, Kepala SDN Olehsari, Hilmi Frida Kurniawati, S.Pd.SD., menyebut kegiatan Sekardadu sejalan dengan pembiasaan menjaga kebersihan yang diterapkan di sekolah.

Menurutnya, persoalan sampah perlu mendapat perhatian bersama. Karena itu, siswa perlu dibiasakan membuang sampah pada tempatnya dan menjaga lingkungan di mana pun berada.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk pembiasaan anak-anak. Kami berterima kasih kepada Dinas PU Pengairan karena melalui kegiatan ini siswa diajak belajar langsung tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Sebanyak sekitar 60 siswa kelas IV dan V mengikuti kegiatan tersebut. Pihak sekolah berharap kebiasaan menjaga kebersihan dapat diterapkan secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Salah seorang siswa kelas V SDN Olehsari, Seta, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena bisa ikut menjaga kebersihan lingkungan.

“Senang, karena bisa ikut membersihkan supaya semuanya bersih,” ujarnya.////////

iklan warung gazebo