Sementara pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, peserta mancanegara yang ambil bagian berasal dari sejumlah negara, seperti Iran, Thailand, Filipina, Hong Kong, Taiwan, Singapura, Malaysia, hingga Australia.
Munif mengatakan jumlah peserta internasional tahun ini mengalami penurunan. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah situasi ekonomi global.
Meski demikian, kualitas penyelenggaraan terus ditingkatkan. Menurutnya, BIG Downhill juga menjadi salah satu ruang pembinaan bagi pebalap yang kemudian mampu melanjutkan kiprahnya ke kompetisi tingkat internasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Dwi Handayani, menjelaskan karakter lintasan menjadi salah satu daya tarik utama BIG Downhill.
Gantasan Bike Park memiliki lintasan sepanjang 2,3 kilometer yang tergolong panjang untuk arena downhill di Indonesia. Karakter tanah dan kontur lintasan yang berbeda antara sektor atas dan bawah membuat pebalap harus mampu membaca kondisi lintasan sekaligus menentukan strategi sejak awal.
“Bagian atas lintasan selalu basah dan lembap karena berada di dalam kawasan hutan. Sebaliknya, sektor bagian bawah selalu kering, bahkan meski diguyur hujan sekalipun. Hal ini membuat laju sepeda makin kencang dan menjadi dilema tersendiri bagi para atlet,” jelas Yani, sapaan akrab Dwi Handayani.
Selain karakter tanah, lintasan Gantasan Bike Park juga dilengkapi berbagai obstacle yang menguji kemampuan dan keberanian pebalap. Mulai tanjakan, turunan curam, tikungan tajam, bebatuan, drop pohon, wallride kayu, super bowl, hingga big drop.
Kombinasi karakter lintasan tersebut membuat BIG Downhill bukan sekadar adu kecepatan. Pebalap dituntut mampu membaca medan, mengatur strategi, menjaga keseimbangan dan mempertahankan konsentrasi hingga garis finis.
Tingkat kesulitan lintasan bahkan membuat sejumlah pebalap sempat terjatuh saat melakoni babak final. Tantangan tersebut sekaligus menjadi bagian dari karakter Gantasan Bike Park yang membuat arena downhill Banyuwangi memiliki daya tarik tersendiri bagi para pebalap./////////










