Ipuk mengatakan Pemkab Banyuwangi akan membantu memastikan anak-anak kedua korban tidak terpaksa menghentikan pendidikan akibat kondisi ekonomi keluarga.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Insyaallah akan turun membantu agar mereka tetap bisa sekolah dan berkuliah,” ujarnya.
Pemkab Banyuwangi, lanjut Ipuk, memiliki sejumlah skema bantuan pendidikan yang dapat dimanfaatkan keluarga korban.
Dua anak Soni yang masih bersekolah dapat diarahkan masuk dalam program Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh).
Sedangkan Safira dan Tiara dapat memperoleh dukungan melalui program Banyuwangi Cerdas dan Banyuwangi Progresif yang diperuntukkan bagi mahasiswa.
Di sisi lain, kondisi ekonomi keluarga menjadi perhatian Pemkab Banyuwangi. Soni dan Ponco disebut menjadi satu-satunya tulang punggung ekonomi keluarga masing-masing, sementara istri mereka tidak bekerja.
Proses pencarian yang masih berlangsung membuat keluarga kedua korban menghadapi ketidakpastian sekaligus tekanan ekonomi. Ipuk pun meminta instansi terkait segera bergerak memberikan bantuan kepada keluarga.
“Semoga keluarga tetap diberikan kesabaran dan ketenangan hati,” kata Ipuk.//////










