“Kami ingin menumbuhkan kecintaan terhadap musik daerah sejak dini,” tambah Bupati Ipuk. “FGU juga bertujuan untuk mengangkat musik Using ke kancah yang lebih luas, sejajar dengan seni budaya Banyuwangi lainnya seperti Tari Gandrung dan Banyuwangi Ethno Carnival.”
AMB tidak hanya tentang kompetisi. Penghargaan juga diberikan kepada penyanyi senior sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap musik Banyuwangi.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Banyuwangi, Budi, menjelaskan bahwa ratusan peserta mengikuti FGU tahun ini. Juri profesional menilai peserta berdasarkan kualitas vokal, teknik bernyanyi, dan penampilan panggung.
Salah satu peserta muda, Ambril Bima, mengaku senang mengikuti FGU. Baginya, lagu Using memiliki daya tarik tersendiri.
“Saya senang bisa tampil di panggung dan menyanyikan lagu Using,” ujar Bima.










