Lima warga yang terluka masing-masing Siti Khadijah, Alimin, Maysaroh, Mili, dan Tin. Mereka mengalami luka lecet di bagian kepala, sementara sebagian korban juga mengalami luka pada kaki.
“Untuk warga yang mengalami luka-luka sudah mendapatkan penanganan medis dari Puskesmas Ledokombo,” jelasnya.
Petugas gabungan juga melakukan penanganan pohon tumbang yang menghalangi akses jalan. Setelah kondisi cuaca membaik, sejumlah warga mulai memperbaiki rumah mereka secara mandiri.
Dampak angin kencang juga dirasakan pada jaringan kelistrikan. Satu tiang listrik PLN di Desa Sumbersalak dilaporkan patah sehingga mengakibatkan pemadaman listrik di wilayah terdampak.
Humas PLN Jember Kota, Kharisma Nur, mengatakan petugas masih bekerja memperbaiki jaringan yang rusak.
“Saat ini ada satu tiang patah di Desa Sumbersalak, masih proses penormalan. Petugas TRC kami masih bertugas untuk mengembalikan kondisi normal aliran listrik di lokasi,” ungkap Kharisma.
Untuk mempercepat pemulihan, PLN mengerahkan 30 personel yang dibagi menjadi empat tim. Mereka bertugas melakukan perbaikan jaringan dan memulihkan pasokan listrik kepada pelanggan.
Penanganan bencana melibatkan BPBD Jember, Koramil dan Polsek Ledokombo, Puskesmas, PLN, PMI, Destana, perangkat desa, relawan Rock and Roll, Baret Rescue, serta masyarakat.
BPBD Jember masih melanjutkan asesmen untuk memastikan seluruh dampak bencana. Data 237 KK terdampak dan lima warga terluka tersebut masih bersifat sementara hingga Minggu malam.











