Surabaya, seblang.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat silaturahmi, keteladanan, dan kepedulian sosial kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung di Masjid Raya Islamic Centre Surabaya, Kamis (3/9/2026).
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan tersebut.
“Sekali lagi, atas dukungan panjenengan semua, terima kasih atas dukungan terwujudnya acara ini,” tutur Emil.
Tegaskan Pentingnya Tabayun di Era Digital
Dalam sambutannya, Emil mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah SAW, termasuk dalam menggunakan media sosial.
“Jika dahulu kita mengenal ungkapan ‘mulutmu harimaumu’, hari ini bisa kita katakan: ‘jarimu harimaumu’. Bijaklah dalam bermedia sosial. Jangan terburu-buru membagikan sesuatu sebelum mengetahui dan memahami isinya. Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk menjaga lisan, menjaga kehormatan sesama, mengedepankan tabayun, serta senantiasa menebarkan kedamaian,” tegasnya.
Ia juga menekankan agar setiap capaian pembangunan tidak hanya dipandang sebagai keberhasilan pemerintah, tetapi menjadi bagian dari upaya menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.
Bantuan Sosial dan Beasiswa Diserahkan Secara Simbolis
Dalam momentum tersebut, Pemprov Jatim bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis kepada penerima manfaat.
Bantuan tersebut meliputi:
- Beasiswa Cerdas 1 Keluarga 1 Sarjana: Rp284.803.000 untuk 191 penerima.
- Bantuan Rombong Usaha: Rp220.500.000 untuk 63 penerima.
- Bantuan Modal Usaha: Rp90.000.000 untuk 45 penerima.
Program beasiswa bagi santri juga terus diperkuat. Hingga 2025, sebanyak 6.876 mahasiswa santri telah menerima beasiswa. Pada 2026, program tersebut ditambah untuk 1.100 penerima baru sehingga total penerima mencapai 7.976 mahasiswa.












