Hampir 50 Tahun Eksis, Tajemtra Jember 2026 Diikuti 25.613 Peserta Tempuh 29,4 Km dari Tanggul

by -49 Views
Wartawan: Nur Imatus Safitri
Editor: Herry W. Sulaksono
Seluruh peserta Tajemtra memulai perjalanannya dari Alun-Alun Kecamatan Tanggul hingga ke Alun-Alun Jember Nusantara.
aston banyuwangi

Jember, seblang.com – Puluhan ribu orang memenuhi jalan utama dari Kecamatan Tanggul menuju pusat Kabupaten Jember, Sabtu (5/9/2026). Mereka datang dengan satu tujuan, mengikuti Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional atau Tajemtra, tradisi gerak jalan sejauh hampir 30 kilometer yang telah menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Jember sejak 1977.

Tajemtra tahun ini kembali memperlihatkan besarnya antusiasme masyarakat. Sebanyak 25.613 peserta tercatat mengikuti kegiatan tersebut. Jumlah itu menjadi yang tertinggi dalam catatan pelaksanaan Tajemtra sejak 2015 dan menunjukkan bahwa tradisi yang telah berlangsung hampir setengah abad tersebut belum kehilangan daya tariknya.



Para peserta memulai perjalanan dari Alun-Alun Kecamatan Tanggul dan menyelesaikan lintasan sepanjang sekitar 29,4 kilometer menuju pusat Kabupaten Jember, yakni Alun-Alun Jember Nusantara.

Jarak tersebut membuat Tajemtra bukan sekadar kegiatan gerak jalan biasa. Peserta harus menjaga stamina sejak keberangkatan hingga mencapai garis finis, sekaligus menghadapi perjalanan panjang bersama ribuan orang lainnya.

Peserta Tajemtra berasal dari berbagai kalangan. Selain masyarakat umum, terdapat ASN, non-ASN, pegawai lembaga vertikal, karyawan BUMN dan BUMD, komunitas, hingga anggota TNI dan Polri.

Keragaman tersebut membuat Tajemtra menjadi salah satu kegiatan yang mampu mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dalam satu lintasan.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan jumlah peserta tahun ini berpotensi menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah Tajemtra.

Ia melihat lonjakan partisipasi tersebut sebagai tanda kuatnya minat masyarakat terhadap tradisi gerak jalan yang telah menjadi identitas daerah tersebut.

“Insyaallah pesertanya menjadi peserta terbanyak sepanjang sejarah diadakannya Gerak Jalan Tajemtra. Banyak orang ASN, juga ada non-ASN, juga pegawai-pegawai lembaga vertikal yang ada di Kabupaten Jember, BUMN, BUMD, dan masyarakat umum ikut berpartisipasi, termasuk TNI Polri,” kata Fawait saat dikonfirmasi di sela persiapan pelepasan para peserta di garis start.

Menurut Fawait, peningkatan jumlah peserta terlihat cukup tajam jika dibandingkan dengan pelaksanaan pada periode sebelumnya. Ia menyebut jumlah peserta pada pelaksanaan terakhir berada di kisaran 15 ribu orang, sedangkan tahun ini sudah mencapai lebih dari 25 ribu peserta.

“Kalau kita bandingkan dari tahun ke tahun, khususnya yang sudah ada datang dari tahun 2015 sampai tahun 2025, melompatnya hampir 100 persen. Terakhir kalau enggak salah 15.000 sekian, hari ini sudah 25.000,” ujarnya.

Bahkan, Fawait memperkirakan jumlah orang yang berada di sepanjang lintasan Tajemtra dapat lebih banyak dari angka peserta yang tercatat secara resmi. Sebab, masih terdapat masyarakat yang mengikuti perjalanan tanpa melakukan pendaftaran.

“Dan saya yakin nanti tembus 26.000, karena masih banyak yang tidak mendaftar. Nanti kawan-kawan hadir, enggak daftar, dan lain sebagainya. Banyak enggak daftar, dan saya yakin di angka 20 ribuan lebih,” katanya.

iklan warung gazebo