Dia juga sempat diajak Bupati Ipuk menengok langsung sesi endorsement foto dan video gratis UMKM Banyuwangi yang juga berlangsung di pendopo. “Ini difasilitasi semua? Kueren Banyuwangi. Semoga terus sukses. Untuk teman-teman yang ngambil foto dan video semangat semuanya,” tambahnya.
Sementara Bupati Ipuk mengucapkan terima kasih telah berkunjung ke Banyuwangi. “Terima kasih sudah berkunjung ke Banyuwangi. Kami tunggu kedatangannya kembali, karena seperti tagline kami, Ayo ke Banyuwangi Anda Pasti Ingin Kembali,” canda Ipuk pada Caknan.
Ipuk juga berterima kasih telah mengajak seniman dan anak-anak muda Banyuwangi terlibat dalam pelaksanaan UUD. Terdapat seniman dari Banyuwangi, yakni Syahiba Saufa dan Wandra yang turut tampil di UUD. “Semoga kolaborasi ini akan berkah untuk semuanya,” kata Ipuk.
UUD merupakan platform musik dangdut yang dimodernisasi diprakarsai Caknan. Dia lantas mengajak Melanie Subono dan perusahaan kreatif lokal yaitu Scale Up Indonesia, Future Creative Network dan Genxyz untuk menggelar Ujung-Ujungnya Dangdut.
“Kami ingin musik dangdut dikenal sebagai musik yang keren, elegan serta mampu menjangkau masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Terima kasih pada Pemkab Banyuwangi atas dukungannya pada UUD,” ujar Melanie Subono. (*)












