Tak Kenal Usia, 500 Orang Tua di Pinggir Hutan Banyuwangi Kembali Sekolah

by -163 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com – Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Di Kampung Papring, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, sekitar 500 warga yang mayoritas ibu-ibu kembali mendapat kesempatan mengenyam pendidikan. Mereka yang dulu putus sekolah atau belum sempat belajar kini bisa melanjutkan pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) NUN.

Yang menarik, mereka bukan lagi anak-anak usia sekolah. Sebagian besar merupakan orang tua yang sebelumnya telah mengikuti program pemberantasan buta aksara di Sekolah Aksara Kampoeng Batara.



PKBM NUN diresmikan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan, Jumat (9/10/2026). Peresmian itu menjadi bagian dari perayaan 11 tahun Kampoeng Batara atau Kampung Baca Taman Rimba di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pringgojati, Kalipuro.

Program ini lahir dari kerja sama Kampoeng Batara dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Lewat PKBM NUN, warga tak hanya belajar membaca dan menulis, tetapi juga memiliki jalan untuk melanjutkan pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, hingga Paket C.

Artinya, kesempatan belajar tidak berhenti ketika seseorang sudah dewasa. Mereka tetap bisa mengejar pendidikan yang sebelumnya tertunda.

Veronica Tan mengapresiasi konsistensi Kampoeng Batara dalam mendampingi masyarakat, terutama perempuan yang selama ini belum memiliki kemampuan membaca dan menulis.

“Kami sangat mengapresiasi konsistensi yang dilakukan di kampung ini. Selain mengajak anak-anak untuk bermain dan belajar, juga mendampingi ibu-ibu yang semula tidak memiliki kemampuan membaca dan menulis melalui program Sekolah Aksara. Semoga ini bisa menjadi percontohan,” kata Veronica, didampingi Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono.

iklan warung gazebo