Dista menuturkan, sayuran yang dibagikan antara lain kangkung, terong, tomat, timun, serta beberapa jenis sayuran lainnya.
“Yang jelas ini bukan karena kami berlebih, tapi ini bentuk rasa syukur saya dan keluarga dan wujud kecintaan dan kerinduan kepada Nabi Besar Muhammad SAW. Nanti mungkin para habib akan datang di sini dan kita datangkan motivator nasional untuk memberikan muhasabah diri terkait masalah kenapa sih kita harus mengagumi sosok Nabi Muhammad daripada tokoh-tokoh yang lain,” ujar Dista.
Dia menambahkan, rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan berkeliling membawa sayuran. Panitia juga mengadakan beragam kuis sekaligus memberikan edukasi akhlak kepada anak-anak melalui kuis berhadiah.
Selain itu, panitia juga memberikan santunan atau tali asih kepada para janda dan lansia.
Selanjutnya, panitia dan peserta akan melakukan muhasabah diri selama sekitar 10 menit sebelum berkeliling kampung untuk membagikan sayuran secara gratis kepada masyarakat.
“Dan ini setiap tahun kami lakukan. Malam 29 Ramadan juga kemarin kami di Baiturrahman kita bagikan 10 ton sayur. Ada keindahan yang tidak bisa kami ceritakan di sini. Bukan karena saya riya, tapi ketika kita berbagi, bisa bersedekah akan melembutkan hati manusia. Dan pasti ketika mereka kita lihat dalam keadaan tertawa, tersenyum, itu membuat hati kita juga bahagia,” pungkas Dista./////////












