Banyuwangi, seblang.com – Umumnya, masyarakat, khususnya umat Islam, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengarak jodang yang dihiasi telur keliling kampung.
Namun, Griya Lentera dan Sanggar Sayu Sarinah bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, memilih cara berbeda dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Mereka mengemas kegiatan tersebut dengan berbagi sayuran kepada masyarakat yang menyaksikan arak-arakan di sepanjang jalur yang dilalui.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan menggunakan kendaraan pikap yang membawa grup seni kuntulan serta berbagai jenis sayuran untuk dibagikan secara gratis kepada warga.
Menurut Kepala Desa (Kades) Olehsari, Joko Mukhlis, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan upaya berbagi dengan masyarakat agar peringatan Maulid Nabi dapat memberikan makna dan manfaat.
“Kegiatan ini sudah setiap tahun diagendakan atau dilaksanakan oleh Griya Lentera dan Sanggar Tari Sayu Sarinah untuk memperingati Maulid Nabi. Konsep sayur itu karena sebetulnya hampir semua masyarakat Desa Olehsari atau Kecamatan Glagah itu mengonsumsi atau menggunakan sayur,” ujar Joko.
Sementara itu, Founder Griya Lentera Olehsari, Dista Andiyan, mengungkapkan pihaknya ingin menghadirkan nuansa berbeda dalam peringatan Maulid Nabi tahun ini.
“Kalau tahun sebelumnya menyiapkan sayur dan telur. Ternyata sekarang sudah banyak telur. Jadi kita siapkan sayur sekitar 6 ton yang diangkut sekitar 10 kendaraan pikap,” ungkap Dista.












