Tulungagung, seblang.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman. Pesan tersebut disampaikan dalam Pengajian Akbar memperingati Milad ke-114 Muhammadiyah yang digelar di SD Plus Muhammadiyah, Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jumat (6/11/2026) malam.
Dalam ceramahnya, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa persatuan merupakan salah satu kekuatan penting untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang besar. Ia mengatakan, keberagaman yang dimiliki Indonesia harus dijaga melalui kerja sama, gotong royong, serta kesediaan seluruh elemen masyarakat untuk hidup berdampingan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan dan masyarakat yang selama ini saling bekerja sama, bahu-membahu, serta bergotong royong dalam menjaga kerukunan.

Abdul Mu’ti mengingatkan bahwa Al-Qur’an berulang kali memberikan pesan agar umat Islam senantiasa menjaga persatuan. Salah satunya terdapat dalam Surah Ali Imran ayat 103, 104, dan 105.
Ia kemudian mengutip firman Allah SWT dalam Surah Ali Imran ayat 103, “Wa’tashimū bihablillāhi jamī’an wa lā tafarraqū”, yang berarti berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali agama Allah dan janganlah bercerai-berai.
Melalui ayat tersebut, Abdul Mu’ti mengajak jamaah menjadikan ajaran Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjaga persaudaraan, menghindari perselisihan, dan memperkuat kebersamaan.
Menurutnya, tema Milad ke-114 Muhammadiyah, “Bersama Satukan Bangsa”, mencerminkan komitmen dan kesadaran kebangsaan Muhammadiyah terhadap pentingnya kerukunan dan persatuan, terutama di tengah berbagai tantangan serta konflik yang terjadi di dunia.
Sementara itu, Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan Muhammadiyah selama 114 tahun merupakan sejarah panjang perjuangan, pengabdian, dan kontribusi besar bagi umat, bangsa, serta negara.











