Mendag Lepas Ekspor Koral Banyuwangi ke AS, Janjikan Akses Pasar UMKM Makin Luas

by -17 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Banyuwangi. seblang.com – Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas ekspor koral hidup asal Banyuwangi ke Amerika Serikat (AS), Jumat (28/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Budi menyatakan pemerintah akan memfasilitasi pelaku UMKM Banyuwangi agar mampu memperluas pasar ekspor ke berbagai negara.

Pelepasan ekspor dilakukan di PT Srikandi Aquarium Ketapang, perusahaan budidaya koral yang berada di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Nilai ekspor koral hidup yang dikirim ke AS tersebut mencapai 2.500 dolar AS.



PT Srikandi Aquarium Ketapang selama ini telah menembus pasar internasional. Perusahaan tersebut mengirim koral ke sekitar 20 negara yang tersebar di tiga benua, dengan nilai transaksi rata-rata mencapai 60 ribu dolar AS setiap bulan.

Di negara tujuan, koral hidup asal Banyuwangi banyak diminati para penghobi aquarium. Koral tersebut digunakan sebagai salah satu elemen hiasan untuk mempercantik aquarium.

Koral-koral yang diekspor dibudidayakan di lokasi pembudidayaan di Kecamatan Kalipuro. Lebih dari 20 jenis koral dikembangkan di tempat tersebut dan seluruhnya telah dipasarkan ke luar negeri sejak 2011.

Budi mengatakan, pemerintah berkomitmen mendorong produk UMKM Indonesia agar mampu menembus pasar internasional. Sementara bagi UMKM yang telah berhasil melakukan ekspor secara mandiri, pemerintah akan membantu mencari peluang pasar baru agar produknya dapat masuk ke lebih banyak negara.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mempromosikan produk UMKM Indonesia melalui jaringan perwakilan perdagangan di berbagai negara.

“Kementerian Perdagangan mempunyai Perwakilan Perdagangan, Atase Perdagangan, dan ITPC (Indonesia Trade Promotion Center) di 33 negara. Tugas mereka adalah mencarikan buyer atau mempromosikan produk-produk Indonesia. Salah satunya ya seperti produk dari UMKM yang ada di Banyuwangi,” kata Budi.

Menurutnya, pelaku UMKM juga dapat mengikuti program business matching yang disediakan pemerintah. Melalui program tersebut, pelaku UMKM dapat mempresentasikan produknya secara daring kepada perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri.

“UMKM cukup presentasi online, nanti kita yang atur. Misalnya mau ke Amerika, ya nanti tinggal kita temukan dengan Atase Perdagangan kita di Amerika atau ITPC kita di Los Angeles dan di Chicago,” ujarnya.

iklan warung gazebo