Sebagai informasi, mengutip laporan Badan Geologi Kementerian Energi, dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ), sumber awan panas guguran, berasal dari tumpukan material di ujung lidah lava yang berada sekitar 800 meter dari puncak gunung Semeru.
Disisi lain, Polres Lumajang Polda Jatim mengimbau masyarakat agar tidak panik. Terus berkoordinasi dengan petugas yang sudah berada di lapangan dalam ranah informasi terkini.
“Kepada masyarakat kami mengimbau, agar tidak memberikan informasi hoaks. Tunggu informasi resmi dari PVMBG yang akan diteruskan oleh BPBD atau pihak berkewenangan di Kabupaten Lumajang,” pungkas Kapolres Lumajang.
Sementara itu dikomfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan bahwa pihak Polres Lumajang Polda Jatim telah mendirikan Posko terpadu di Desa Penanggal.
“Anggota juga melakukan patroli di perkampungan yang mana banyak rumah warga yang ditinggal mengungsi,”ujar Kombes Dirmanto. (*)









