Yusuf Widyatmoko Lapang Dada Terima Sanksi Pemecatan dari PDI Perjuangan

by -116 Views
Tusuf Widyatmoko bersama pasangannya Gus Riza
Girl in a jacket

Banyuwangi, seblang.com – Yusuf Widyatmoko pasangan calon bupati yang dipecat dari keanggotaan PDI Perjuangan menerima keputusan pemecatan dirinya dari DPP. Yusuf dipecat karena mendaftar sebagai pasangan calon dari partai lain, sementara PDI Perjuangan punya calon sendiri.

“Keanggaotaan saya di Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan memang ditandai dengan Kartu Tanda Anggota (KTA). Namun hubungan batin saya dengan Bung Karno dan doktrin doktrin Soekarno tidaklah ditandai dengan simbol-simbol,” katanya, Sabtu (10/10/20)

Menurut Politisi kelahiran Madiun itu, dirinya belum menerima surat pemecatan dari pengurus partai dan mengetahui informasi sanksi tersebut dari media sosial. ”Setelah membaca dan memahami surat PDI Perjuangan, Saya memahami dan saya menerima dengan lapang dada,”jelasnya.

Ayah tiga anak tersebut menuturkan dalam proses pencalonan cabup, ternyata banyak masyarakat yang menginginkan dirinya maju menjadi bupati Banyuwangi meskipun dari partai politik (parpol) lain. Maka mulailah H Yusuf melakukan komunikasi politik dengan beberapa petinggi parpol dan responya diluar dugaan yang ada dibenaknya.

Parpol pertama yang memberikan rekomenasi adalah Partai Demokrat yang diserahkan langsung oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketum Partai Demokrat di Jakarta yang didampingi oleh Sekretaris DPD PD Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Ketua DPC PD Banyuwangi Michael Edy Hariyanto.

Selanjutnya ayah tiga anak itu menuturkan bersama dengan KH Muhammad Riza Aziziy M.IEB, Putra sulung KH Hisyam Syafaat (pengasuh Ponpes Darusallam Blokagung) dipanggil ke Surabaya untuk menerima rekomendasi dari DPP PKB, yang diserahkan di kantor PWNU Jawa Timur. Dan masih ada beberapa parpol yang akan memberikan rekomendasi padanya untuk mendaftarkan diri sebagai paslon bupati-wabup Banyuwangi mendatang.

’Jadi dalam masalah rekomendasi saya tidak merasa bersalah karena menerima dan tidak melawan keputusan DPP PDI Perjuangan. Selanjutnya karena adanya dorongan yang luar biasa dari masyarakat Banyuwangi yang menginginkan dirinya mencalonkan bupati maka mencoba melakukan dan mendapatkan respon yang  diluar ekspetasinya. Tentunya saja apabila pengurus partai menjalankan aturan yang ada saya harus lapang dada menerimanya,”tegas H Yusuf.

Seperti yang ramai di media sosial beredar informasi Yusuf Widyatmoko Calon Bupati (Cabup) Banyuwangi resmi dipecat dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Surat Keputusan (SK) Nomor 63/KPTS/DPP/X/2020 tertanggal 01 Oktober 2020, ditandatangani oleh ketua Umum  Megawati Soekarno Putri dan Sekertaris Jendral Hasto Kristiyanto.

SK pemecatan tersebut dibawa langsung oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Untari Bisowarno, SAP dan diserahkan langsung kepada ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, I Made Cahyana Negara di kantor DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jum’at (9/10) sekitar pukul 19.00.

Wartawan : Nurhadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.