IPWL Genesa Bahas Sosialisasi Bahaya Narkoba dengan Asosiasi Kepala Desa 

by -519 Views
Girl in a jacket

Banyuwangi, seblang.comPanti Rehabilitasi Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Genesa Banyuwangi Foundation senin (9/3/20) mengelar pertemuan dengan Asosiasi Kepala Desa (Askab) kabupaten Banyuwangi. Tujuan dari pertemuan tersebut adalah bekerjasama dan berkolaborasi untuk memberikan Pemahaman serta sosialisasi dan pembinaan pada warga masyarakat dan generasi muda tentang bahaya narkoba. 

Alex Budi Setiyawan, SH, MH Dewan Pengawas IPWL mengatakan, sebagai organisasi pegiat anti narkoba dirinya bersama tim akan selalu melakukan sosialisasi dan pembinaan pembinaan ke seluruh masyarakat. Output dari kegiatan tersebut adalah ingin mulai membentuk Duta Generasi Desa Anti Narkoba. 

iklan aston

“Minimal daerah daerah yang termasuk zona merah peredaran narkoba, ada perwakilan/duta yang mewakili untuk terus melakukan sosialisasi bekerjasama dengan para kepala desa dan instansi terkait termasuk Pemkab Banyuwangi,” kata Alex.

Alex juga menjelaskan jika IPWL ini sudah bermitra dengan BNN dan Kemensos RI. Sementara di Kabupaten Banyuwangi sudah ada 3 organisasi IPWL yang dibentuk. Ini sangat tidak seimbang dengan banyaknya kasus narkoba yang mendominasi 60 persen penghuni Lapas Banyuwangi. 

“Yang menjadi kekhawatiran para penggiat anti narkoba yaitu jumlah kasus narkoba yang terus meningkat sedangkan pemakai dan pecandu harus direhab, baik rehab medis maupun rehab sosial,” jelas Alex.

Alex menambahkan, jika pegiat anti narkoba memerlukan perjuangan berat, tetapi ini adalah kewajiban bagi kita semua memberantas peredaran narkoba untuk menyelamatkan masa depan generasi muda dari bahaya narkoba. 

“Narkoba adalah musuh terbesar bangsa Indonesia dan sudah menjadi bahaya laten karena sudah masuk kategori darurat narkoba yg harus kita perangi bersama,” tambah Alex

Sementara itu ketua Askab Banyuwangi Anton Sujarwo yang di damping beberapa kepala desa menyambut baik pertemuan tersebut, karena menurutnya ini adalah kegiatan positif yang harus didukung. 

“Kegiatan seperti ini sangat penting dan perlu di sosialisasikan ke desa desa agar bisa memberi pemahaman kepada masyarakat melalui sosialisasi dan pembinaan,” kata Anton Sujarwo. (Vian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.