Shrimp Fiesta Jadi Etalase Udang Banyuwangi, Ipuk Dorong Budidaya Berkelanjutan

by -9 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

“Ada enam perusahaan ekspor udang. Pasarnya antara lain Amerika, Jepang, China, hingga Eropa,” terang Suryono.

Besarnya pasar tersebut, lanjut Suryono, harus dibarengi dengan pola budidaya yang mampu bertahan dalam jangka panjang. Karena itu, pengelolaan lingkungan pesisir menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan komoditas udang.



“Ini bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi daerah dan kelestarian ekosistem pesisir,” katanya.

Shrimp Fiesta juga dikemas dengan pendekatan yang dekat dengan masyarakat. Selain olahraga, pengunjung disuguhi berbagai kegiatan bertema udang, mulai Chef Challenge, lomba penyajian masakan berbahan udang, edukasi kandungan gizi, hingga business corner.

Puluhan pelaku usaha kecil turut dilibatkan. Tercatat ada 28 warung rakyat dan UMKM yang mengikuti lomba memasak. Acara juga diisi dengan masak besar bersama chef dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Ipuk menilai kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang untuk memperluas pengenalan produk perikanan lokal. Selain mengangkat potensi ekonomi, masyarakat juga diajak meningkatkan konsumsi ikan.

“Kegiatan ini diharapkan turut mengenalkan potensi komoditas udang kepada masyarakat. Mudah-mudahan melalui Shrimp Fiesta ini dapat meningkatkan konsumsi ikan masyarakat kita, khususnya udang,” ujar Ipuk.

Sementara itu, Suryono mengatakan penguatan pasar lokal juga menjadi bagian yang tak kalah penting. Udang vaname hasil budidaya Banyuwangi dinilai memiliki peluang untuk semakin banyak dikonsumsi masyarakat daerah.

“Ini seiring dengan konsumsi udang masyarakat Banyuwangi yang mulai menunjukkan peningkatan. Kita ingin mengedukasi warga bahwa udang tidak selalu identik dengan makanan mahal,” pungkasnya.////////

iklan warung gazebo