Sambut Hari Santri, Banyuwangi Periksa Kesehatan 28 Ribu Santri

by -87 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Bagi santri atau warga pesantren yang terindikasi mengalami gangguan kesehatan, tim medis langsung memberikan penanganan. Puskesmas terdekat kemudian melakukan pemantauan lanjutan.

Program ini tidak hanya menyasar santri. Para ustaz, ustazah, dan pengurus pondok pesantren juga diharapkan bisa merasakan manfaatnya. Pemkab Banyuwangi ingin kesehatan warga pesantren terjaga secara berkelanjutan.



Ipuk menegaskan, pemerintah daerah akan terus memperkuat kolaborasi dengan pesantren, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, maupun pemberdayaan masyarakat.

“Pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tapi juga pusat pembentukan akhlak, disiplin dan kemandirian. Terima kasih yang sebesar-besarnya pada seluruh pengasuh dan pengurus pesantren atas dedikasi dan pengabdiannya,” kata Ipuk.

Peringatan Hari Santri Nasional di Banyuwangi juga diramaikan sejumlah agenda lain. Festival Anak Sholeh dijadwalkan pada 18 Oktober, disusul Santri Mengajar pada 19 Oktober dan Rembuk Santri pada 20 Oktober.

Berikutnya, ada Pelatihan Masjid Affiliate pada 21 Oktober dan Santri Entrepreneur pada 22 Oktober. Rangkaian kegiatan tersebut akan mencapai puncaknya melalui upacara Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026.

iklan warung gazebo